hasil wawancara dapat kita gunakan sebagai bahan untuk membuat

Berikut ini Rumah Teknologi akan memberikan Jawaban Mengenai Pertanyaan di bawah ini, semoga dapat memberikan manfaat, dan digunakan sebagai referensi pengetahuan.

Artikel kali ini akan membahas “hasil wawancara dapat kita gunakan sebagai bahan untuk membuat”

Jawaban ini dapat dijadikan sebagai referensi dan membantu tugas kalian.

Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk memudahkan anda dalam menemuka jawaban yang telah ada.

Setiap jawaban yang akan dibahas ini tidak bersifat mutlak benar dan teman-teman bisa secara mandiri mencari jawabannya agar bisa lebih eksplor dengan jawabannya.

Dilansir berdasar berbagai sumber, Berikut penjelasan dari “hasil wawancara dapat kita gunakan sebagai bahan untuk membuat”

Tujuan Wawancara

Dalam wawancara, berikut adalah tiga tujuan wawancara yang harus diketahui saat melakukannya.

1. Memperoleh informasi langsung dalam menggambarkan dan menjelaskan suatu situasi dan kondisi tertentu.
2. Untuk mendapatkan pernyataan untuk mempengaruhi situasi atau orang tertentu
3. Penyelesaian penelitian atau penyelidikan ilmiah.

Dari ketiga tujuan utama yang telah dijelaskan di atas, tujuan wawancara yang paling utama tentunya untuk mendapatkan informasi langsung dalam menggambarkan dan menjelaskan suatu kasus dan situasi tertentu. Transkrip atau data hasil wawancara akan digunakan sebagai pertimbangan utama mengenai tujuan dilakukannya wawancara. Tujuan wawancara adalah tujuan wawancara yang paling sering ditemui, sering dijumpai di dunia kerja dan penerimaan sekolah. Misalnya untuk penerimaan kerja, penerimaan mahasiswa baru, dll.

Nah, bukan hanya untuk mendapatkan informasi langsung tentang kasus tertentu. Wawancara juga dapat dilakukan dengan tujuan memperoleh data untuk mempengaruhi situasi atau orang tertentu. Wawancara ini biasanya ditujukan untuk acara perusahaan atau bahkan untuk hiburan. Misalnya seperti wawancara dengan kepala negara atau wawancara dengan tokoh-tokoh nasional yang menginspirasi. Wawancara dapat berdampak pada status dan kondisi pendengar.

BACA JUGA:  Simak Penjelasan Fermentasi, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Selain dua tujuan sebelumnya, wawancara bertujuan untuk melengkapi suatu penelitian atau penyelidikan ilmiah. Wawancara sendiri terhitung sebagai salah satu metode yang paling banyak digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan dan mengumpulkan data atau informasi. Berbeda dengan peneliti, tujuan wawancara kepada wartawan atau wartawan dan polisi adalah untuk mendapatkan informasi agar proses penyidikan dapat segera diungkap dan diselesaikan.

Fungsi Wawancara
Setelah memahami tujuan wawancara, beserta pengertian-pengertiannya. Berikut adalah fungsi-fungsi dari wawancara yang perlu Anda ketahui:

1. Menghindari kesalahan data atau informasi yang masih simpang siur atau belum jelas kebenarannya.
2. Data atau informasi dari hasil wawancara adalah pelengkap informasi awal tentang narasumber dan tema.
3. Memperoleh data atau informasi secara komprehensif, jujur, mendalam, dan akurat.
4. Mendapatkan data atau informasi yang objektif serta memenuhi aspek keseimbangan.
5. Selalu mendalami suatu informasi untuk kemungkinan menemukan adanya perspektif baru atas suatu masalah.

Jenis Wawancara
Nah, setelah mengetahui tujuan, makna dan tugas wawancara. Berikut adalah jenis-jenis wawancara yang perlu Anda ketahui:

1. Wawancara langsung atau fleksibel
Jenis wawancara pertama adalah wawancara spot atau fleksibel. Spot or flexible interview adalah kegiatan wawancara yang dilakukan dalam situasi yang wajar dan tidak terduga. Sifat alami dan fleksibel dari jenis wawancara ini tidak memiliki pedoman standar atau pedoman khusus untuk melakukannya. Sama seperti obrolan sehari-hari, peneliti atau pewawancara sering menggunakan wawancara ini untuk menindaklanjuti minat dan gagasan partisipan atau orang-orang yang memiliki keahlian.

Pewawancara bebas mengajukan pertanyaan yang berbeda kepada partisipan atau orang yang berpengalaman secara berurutan atau tidak berurutan, dan hal ini dapat ditentukan tergantung jawaban dari narasumber. Akan tetapi, pewawancara harus berpegang pada tujuan wawancara, yaitu untuk memperoleh informasi atau data dari partisipan atau sumber yang berkaitan dengan topik atau isu tertentu yang akan digali. Dalam kehidupan sehari-hari, wawancara instan atau fleksibel dapat dengan mudah ditemukan dalam video podcast di Youtube atau aplikasi lainnya.

BACA JUGA:  A6 Berapa CM? Ketahui Penjelasannya Berikut Ini!

2. Wawancara dengan arahan umum
Jenis wawancara berikutnya adalah wawancara dengan petunjuk umum. Mendefinisikan Wawancara dengan Petunjuk Umum adalah kegiatan tanya jawab yang berpedoman pada pokok-pokok atau kerangka masalah yang dibuat sebelum wawancara. Ada beberapa keterbatasan dalam proses tanya jawab wawancara dengan petunjuk umum, yang dapat mengakibatkan data atau informasi dari wawancara tersebut tidak kaya dan tidak beragam.

Kesimpulan

Manfaat hasil wawancara dapat kita gunakan sebagai bahan untuk membuat laporan. Seperti yang diketahui, laporan bisa disusun jika ada data yang diperoleh dari berbagai sumber. Adapun salah satu sumber data yaitu berasal dari wawancara.***