Mahasiswa Wajib Tahu, Contoh Laporan Keuangan KKN yang Benar dan Tips Membuatnya

Mahasiswa Wajib Tahu, Contoh Laporan Keuangan KKN yang Benar dan Tips Membuatnya

Rumahteknologi.com – Mahasiswa semester akhir tentu akan dihadapi tugas yang berat sebagai persyaratan menyelesaikan studinya. Tugas tersebut adalah Kuliah Kerja Nyata atau KKN yang biasanya diselenggarakan setahun sekali pada semester ganjil. Para mahasiswa juga harus mengetahui bagaimana contoh laporan keuangan KKN agar setiap program bisa berjalan secara maksimal.

Mengenal Apa Itu Laporan Keuangan

Sebelum membahas mengenai contoh laporan keuangan KKN, terlebih dahulu ketahuilah apa itu laporan keuangan. Secara sederhana laporan keuangan dapat diartikan sebagai catatan tentang keuangan yang telah berjalan pada suatu masa tertentu. Laporan keuangan sendiri sebagai sarana guna mengetahui berapa nominal uang yang masuk maupun keluar guna menjalankan sebuah aktivitas.

Para mahasiswa KKN diharuskan membentuk struktur organisasi yang didalamnya terdapat ketua, wakil, bendahara, sekretaris dan lain-lain. Keberadaan bendahara sangatlah penting di dalam kegiatan KKN karena guna mencatat setiap pemasukan maupun pengeluaran dana. Selain itu lebih memudahkan dalam memantau penggunaan uang secara bijak.

Penggunaan uang atau dana KKN secara bijak akan memaksimalkan program yang dijalankan selama proses pengabdian di lingkungan masyarakat. Tentu saja dana yang dikumpulkan yakni dari lembaga sendiri dan juga hasil iuran para mahasiswa yang sudah disepakati bersama. Kemudian tugas bendahara mencatat secara detail terkait penggunaan dana.

Contoh Laporan Keuangan KKN

Setelah mengetahui tentang apa itu laporan keuangan, maka artikel selanjutnya membahas tentang contoh bagaimana pembuatan laporannya. Penjelasan di bawah sebagai contoh saja karena setiap program KKN mempunyai program dan kegiatan masing-masing. Untuk lebih jelasnya silahkan simak saja contoh laporan keuangan KKN sebagai berikut:

BACA JUGA:  makanan yang biasa dikonsumsi di suatu daerah disebut

 1. Pemasukan

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam pembuatan laporan keuangan adalah dengan membuat terlebih dahulu rincian pemasukan. Setiap rincian tersebut bisa dibuat sebuah tabel yang mencakup dana apa saja yang masuk. Lebih jelasnya simak contoh tabelnya dibawah ini:

No Tanggal Uraian Keterangan Jumlah (Rp)
1 17-01-2019 Dana Mahasiswa Untuk Tambahan Program Kerja 3.000.000
2 23-01-2019 Dana LPM Untuk Laporan Selama KKN 950.000
Jumlah Pemasukan 3.950.000

 

2. Pengeluaran

Setelah melakukan perekapan tentang pemasukan dana, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencatat pengeluaran. Catatan pengeluaran ini harus setiap saat ditulis setelah selesai melakukan transaksi. Untuk lebih jelasnya, simak saja tabel berikut ini:

No Tanggal Barang di Beli Jumlah Harga (Rp) Keterangan
1 01-02-2019 Wafer Tanggo 2 20.000 Untuk Acara Pembukaan KKN Dengan Masyarakat Desa
Biskuit Roma 2 18.000
Sirup Marjan 2 30.000
Buah Semangka 3 30.000
Buah Jeruk 1 Kg 15.000
Buah Duku 1 kg 20.000
Buah Salak 2 kg 20.000
2 02-02-2019 Sikat Gigi 3 10.000 Untuk Program Sosialisai Menjaga Gigi Bagi Anak-anak
Pasta Gigi 3 21.000
Sabun 3 15.00
Tisu Kering 3 10.000
3 03-02-2019 Pisang 10 15.000 Pelatihan membuat olahan sederhana menjadi spesial yaitu pisang goreng manis.
Gula 2kg 25.000
Tepung Terigu 2kg 15.000
Miyak Goreng 2kg 21.000
Susu coklat 2 20.000
4 04-02-2019 Jilid 10 100.000 Untuk Program Keagamaan bagi anak-anak TPQ di desa
Al Quran 3 150.000
Penunjuk ayat 10 10.000
Spidol 2 14.000
Penghapus 2 5.000
 Jumlah Pengeluaran  557.000

 

Tujuan Dibuat Laporan Keuangan

Sebagian mahasiswa tentunya ada yang bertanya-tanya tentang apa tujuan dibuatkan laporan keuangan KKN. Pembuatan laporan keuangan ini memang mempunyai tujuan-tujuan yang bisa memaksimalkan program berjalan dengan maksimal. Untuk lebih jelasnya, simak saja terkait dengan tujuan-tujuan dibuatnya laporan keuangan kkn berikut:

1. Memberikan Informasi Penggunaan Uang

Tujuan pertama ketika membuat laporan keuangan kkn adalah guna mengetahui terkait dengan informasi penggunaan uang. Sebab terkumpulnya uang dari hasil iuran maupun sumbangan diberlakukan untuk melancarkan kegiatan kkn. Kegiatan tersebut bisa berupa pelatihan terhadap masyarakat seperti membuat makanan, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  contoh bahasa iklan dengan kata kunci pesona wisata indonesia

Tentu saja semua kegiatan guna mensukseskan program kerja membutuhkan banyak dana. Dengan dibuatkan laporan keuangan setiap hari, maka akan mempermudah mengetahui informasi dalam penggunaan uang. Dengan begitu, di dalam kelompok bisa memaksimalkan penggunaan dana sesuai dengan program kerja yang sudah direncanakan sebelumnya.

2. Dapat Mengontrol Penggunaan Dana

Setiap anggota yang mengikuti program kkn tentunya diwajibkan untuk membayar dana sesuai dengan kesepakatan bersama. Tentu saja dana tersebut mempunyai nominal besar ketika digabungkan di dalam satu kelompok. Biasanya yang memegang keuangan tersebut adalah bendahara yang dipantau oleh ketua kelompok guna mengatur pengeluaran maupun pemasukan.

Seorang bendahara harus mempunyai buku khusus guna mencatat setiap penggunaan dana. Jadi dengan melakukan pencatatan tersebut diharapkan mampu mengontrol penggunaan dana sesuai dengan kebutuhan. Ketika sudah bisa secara baik mengontrol penggunaan dana, maka akan memudahkan dalam mengatur dana iuran cukup sampai program kkn selesai.

3. Agar Tidak Lupa

Manfaat tersebar bagi bendahara yang melakukan pencatatan laporan keuangan adalah agar tidak lupa berapa besaran dana yang telah digunakan. Hal ini akan memberikan dampak baik bagi kelompok karena dapat mengatur keuangan sehingga tidak harus menambah iuran lagi. Tentu saja bendahara tidak berjuang sendiri melainkan bersama dengan ketua, wakil maupun sekretaris.

Selain itu bagi para anggota juga bisa membantu melakukan rekap menggunakan komputer juga mempercepat selesainya laporan. Memindah perekapan dari buku dan komputer ini akan menambah ingatan lebih baik tentang penggunaan dana. Dengan demikian program kerja di dalam KKN akan berjalan baik, lancar dan efektif sesuai harapan.

4. Mudah Melakukan Evaluasi

Salah satu keuntungan diadakannya rekapan laporan keuangan pada saat KKN adalah memudahkan para mahasiswa melakukan evaluasi. Setelah akhir program KKN telah berakhir biasanya diadakan evaluasi guna mengetahui bagaimana hasil program-program kerja yang telah dijalankan. Dengan terdapatnya rekapan laporan keuangan akan mempermudah berapa dan untuk apa dana digunakan.

BACA JUGA:  Pilih Magang atau KKN? Tak Perlu Bingung, Berikut Penjelasannya

Apabila ada turahan dari dana yang telah direkap tadi, maka bisa digunakan untuk keperluan syukuran atau makan-makan bersama. Selain itu bisa menjadi pedoman untuk generasi selanjutnya ketika melaksanakan kegiatan KKN. Dengan demikian rancangan dana yang telah ditulis bisa dijadikan acuan sebagai sarana pengembangan program selanjutnya.

5. Sarana Manajemen Dana

Melakukan perekapan terkait dengan dana keuangan ini juga dapat menjadi sarana dalam melakukan manajemen dana. Ketika dana iuran atau hasil sumbangan yang sudah terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah menggunakan sebaik-baiknya untuk program kerja. Tentu saja dibutuhkan yang namanya rekapan laporan keuangan agar tahu proses penggunaan dana selama program berjalan.

Selain itu, dengan menggunakan rekapan laporan keuangan juga dapat lebih transparan dalam menggunakan anggaran dana. Para anggota juga dapat mengetahui tentang dana yang selama ini digunakan sebagai sarana memperlancar program kerja. Jadi dengan demikian para anggota tidak perlu bertanya-tanya bahwa dana yang dipegang oleh bendahara digunakan untuk apa saja.

Tips Membuat Laporan Keuangan

Setelah ditulisakan artikel terkait dengan tujuan dibuatkannya laporan keuangan, maka tulisan selanjutnya adalah tentang tips membuat laporannya. Tips berikut ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan gambaran bagaimana melakukan perekapan dengan baik. Apa saja itu, simak saja ulasan daftar berikut:

1. Selalu Periksa Uang Kas Setiap Hari

Salah satu langkah awal sebagai seorang bendahara sebelum melakukan perekapan laporan keuangan adalah dengan memeriksa terlebih dahulu dana kas. Pemeriksaan ini dilakukan setiap hari agar dana yang disimpan nominalnya masih tetap. Selain itu dapat memudahkan bendahara mengira-ngira dana kas saat digunakan dalam sebuah program kerja.

2. Mencatat Setiap Transaksi

Langkah selanjutnya agar rekapan laporan keuangan saat menjalankan program KKN berjalan dengan baik adalah dengan mencatat setiap transaksi. Melakukan pencatatan ini tidak hanya untuk transaksi dengan nominal besar saja, melainkan nominal kecil pun harus diperhatikan. Dengan begitu laporan keuangan akan tertulis dengan detail.

3. Memeriksa Ulang Setiap Saat

Setelah melakukan transaksi dan melakukan pencatatan, maka alangkah lebih baik untuk senantiasa melakukan pemeriksaan terkait dengan keuangan. Pemeriksaan ini sangat berguna sebagai sarana mengetahui berapa jumlah nominal dana yang akan sudah digunakan. Dengan demikian akan meminimalkan terjadinya salah tulis atau hal lainnya.

4. Selesaikan Setiap Transaksi

Bagi mahasiswa yang melakukan KKN tentunya banyak melakukan aktivitas transaksi guna melancarkan program kerja. Peran bendahara dan ketua kelompok disini adalah cepat menyelesaikan setiap transaksi. Jangan sampai transaksi yang dilakukan tersebut mengalami kendala karena ditunda-tunda dalam proses penyelesaiannya.

Sekian ulasan singkat contoh laporan keuangan KKN yang perlu diketahui mahasiswa. Disarankan menggunakan dua media pencatatan, yaitu penggunaan buku kas dan peralatan elektronik komputer. Semoga berhasil dan semoga berhasil.