contoh seni rupa modern

Berikut ini Rumah Teknologi akan memberikan Jawaban Mengenai Pertanyaan di bawah ini, semoga dapat memberikan manfaat, dan digunakan sebagai referensi pengetahuan.

Artikel kali ini akan membahas “contoh seni rupa modern”

Jawaban ini dapat dijadikan sebagai referensi dan membantu tugas kalian.

Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk memudahkan anda dalam menemuka jawaban yang telah ada.

Setiap jawaban yang akan dibahas ini tidak bersifat mutlak benar dan teman-teman bisa secara mandiri mencari jawabannya agar bisa lebih eksplor dengan jawabannya.

Dilansir berdasar berbagai sumber, Berikut penjelasan dari “contoh seni rupa modern”

Menurut KBBI, seni berarti ‘karya yang dibuat dengan kompetensi tinggi, seperti menari, melukis, dan mengukir.’

Pada kenyataannya, konsep seni bersifat global dan selalu menimbulkan konflik.

Menurut Selo Sumardjan, seni adalah kemampuan seseorang atau sekelompok orang untuk menciptakan dorongan-dorongan melalui salah satu panca indera atau mungkin juga melalui perpaduan berbagai unsur indrawi, menyentuh perasaan halus manusia dan lingkungan sekitarnya, sehingga dapat melahirkan nilai-nilai keindahan dalam dorongan-dorongan tersebut.

Sedangkan menurut Parker, seni adalah ekspresi, ekspresi, tujuan, dan perasaan yang tidak semata-mata dilakukan untuk tujuan utilitarian tetapi juga untuk tujuan estetika.

Kemudian, menurut Sapirin, seni mencakup segala hal yang dapat menimbulkan getaran rasa keindahan pada manusia.

Selain menghargai keindahan, seni juga bisa berdampak pada pembelajaran dan perkembangan karakter seseorang lho…

Cabang Seni

Seni memiliki cabang yang berbeda, terutama seni rupa, musik, tari, teater, dan seni budaya.

Untuk memahaminya dengan lebih baik, mari kita bahas setiap cabang seni yang luar biasa ini!

1. Seni Rupa 
Seni rupa atau seni visual adalah cabang seni yang mengandalkan mata sebagai alat untuk mempersepsikannya.

Menurut Oswald Kulpe dalam “Outline of Aesthetics”, seni diklasifikasikan menjadi tiga bentuk, yaitu

Dua dimensi, yang memiliki komponen garis, cahaya, warna, bentuk dan gerak. Misalnya melukis dan menggambar.
Tiga dimensi, yang mencakup fitur seperti dua dimensi tetapi ada elemen tambahan yang lebih terlihat, terutama volume. Misalnya memahat dan mengukir.
Perpaduan komponen dan bentuk permukaan, misalnya seni arsitektur dan lanskap.
Berdasarkan fungsinya, seni rupa terbagi menjadi seni rupa yang lebih menghargai “keindahan” daripada kegunaannya; dan seni terapan yang dirancang untuk tujuan praktis kehidupan manusia.
Contoh Seni Rupa
Melukis dan menggambar termasuk dalam seni rupa atau seni murni yang mengutamakan nilai keindahan.

BACA JUGA:  berikut merupakan peran rumah tangga pemerintah

Seni terapan atau seni terapan umumnya mengutamakan tujuan penggunaan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya lemari, kursi, meja, dan lain-lain.

2. Seni Musik
Musik adalah salah satu metode kenikmatan yang paling umum di antara orang-orang saat ini. Musik adalah suara yang dialami individu secara berbeda berdasarkan sejarah, wilayah, masyarakat, dan minat individu.

Seni musik adalah karya seni manusia sebagai ungkapan isi hati dan pikiran yang tertuang dalam bentuk bunyi-bunyian atau suara-suara yang teratur, memiliki ritme dan melodi, serta harmoni yang dapat menggugah perasaan pendengarnya. .

Tidak semua jenis suara atau bunyi dapat disebut sebagai seni musik karena dianggap “seni” hanya jika memiliki suara yang indah, merdu dan harmonis sehingga dapat diterima dengan baik oleh pendengarnya.

Seni musik memiliki tiga kategori dalam penerapannya, antara lain musik tradisional, musik modern dan musik kekinian.

Musik tradisional adalah jenis musik yang lahir dan berkembang karena pengaruh budaya, adat istiadat, kepercayaan dan agama dari suatu tempat dan diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang.

Kemudian, musik modern adalah bentuk musik yang muncul karena budaya baru dan biasanya menggunakan peralatan yang lebih maju untuk proses pembuatan instrumen.

Sedangkan musik dibagi berdasarkan jenis musiknya, terutama klasik, jazz, R&B, rap, reggae, dan lain-lain.

Seni musik memiliki berbagai peran antara lain: (1) fungsi religi, (2) fungsi komunikasi, (3) fungsi rekreatif, (4) fungsi komunikasi, (5) fungsi penggunaan, dan (6) fungsi terapeutik.

Pada kenyataannya, seni musik juga berperan penting dalam proses pembelajaran, terutama membantu pertumbuhan dan perkembangan siswa, serta memelihara perkembangan estetika siswa dalam usahanya menghasilkan karya seni.

3. Seni Tari
Menurut Zahrain, tari adalah salah satu jenis gerakan selain senam, pencak silat, akrobatik atau pantomim. Singkatnya, menari adalah ekspresi gerakan manusia yang indah dan unik.

BACA JUGA:  manusia dapat berusaha mencapai surga pada waktu

Komponen seni tari secara umum meliputi gerak, irama, keindahan dan ekspresi. Masing-masing segi ini mewujudkan individualitas para penari dalam hal kepekaan artistik dan kepribadian mereka.

Selain itu, jumlah, jenis, dan nada alat musik yang digunakan untuk mengiringi merupakan aspek penting dari keseluruhan konteks aural tarian.

Sementara itu, ruang, energi, dan waktu semuanya merupakan bagian integral dari kualitas unik tarian. Di mana Anda berada, seberapa jauh Anda melangkah, dan berapa banyak waktu yang telah berlalu semuanya berpengaruh pada bidang ini. Posisi misalnya menghadap ke depan, berputar, dan lain-lain.

Manfaat tari ada beberapa macam, termasuk:

  • sebagai formalitas, pengalihan, atau semacam media sosial
  • sebagai sarana penyembuhan dan belajar dan mengekspresikan diri dan tumbuh sebagai individu
  • Tarian di Indonesia merupakan bentuk seni yang diturunkan dari generasi ke generasi dan dianggap sebagai
  • milik masing-masing provinsi. Gaya musik dan tarian bervariasi di seluruh wilayah geografis. Isyarat tangan
  • khusus seperti nithing, mopping, dan groaning digunakan, misalnya, dalam tarian Jawa dan Yogyakarta.

4. Seni Drama
Istilah “drama” dapat merujuk pada konsep yang luas dan spesifik. Drama dalam arti luas memiliki makna sebagai semacam tontonan yang menceritakan suatu kisah dan disajikan kepada penonton. Namun dalam pengertian yang lebih terbatas, drama memiliki arti penting karena bercerita tentang eksistensi sosial yang dialami oleh manusia.

Seni drama melibatkan penggunaan naskah skenario untuk percakapan dan koreografi, serta penggunaan panggung, lampu, suara, musik, kostum, dan tata rias.

Bentuk seni yang dikenal sebagai drama menggabungkan banyak disiplin seni yang berbeda, termasuk namun tidak terbatas pada hal berikut:

  • seni sastra (berupa naskah cerita)
  • lukisan (make-up dan desain panggung) (make-up dan desain panggung)
  • musik sebagai bentuk seni (dalam musik pengiring)
  • menari sebagai bentuk seni (dalam gerakan para pemainnya)
  • akting (memainkan karakter) (memainkan karakter)
  • Kami juga memiliki warisan teater tradisional yang kaya, suatu bentuk seni drama yang diturunkan dari generasi ke generasi dari nenek moyang kami. Karena skrip jarang digunakan dalam teater klasik, interpretasi aktor terhadap peran mereka menentukan kepribadian, garis, dan arah panggung karakter.
BACA JUGA:  Pengabdian dalam Profesi Keperawatan: Meningkatkan Kesehatan Komunitas

Sebut saja beberapa: Ludruk Jawa Timur, ketoprak Jawa Tengah, Lenong Betawi, dan seluruh dunia.

Tentang Seni Rupa Modern

Ada beberapa perubahan pada genre seni modern.

Seni modern pada dasarnya merupakan perkembangan dari gaya seni sebelumnya.

Gagasan utama di balik seni kontemporer adalah pengakuan nilai-nilai pribadi sebagai apa yang membentuk usaha manusia.

Kali ini kita akan membahas tentang ciri-ciri, komponen, dan tujuan seni rupa kontemporer yang menjadi kurikulum seni budaya kelas 12 SMA.

Kebutuhan untuk melestarikan cita-cita estetika dalam seni rupalah yang pada akhirnya melahirkan seni konseptual dalam tradisi modernis.

Tujuan seni konseptual adalah memecahkan masalah komposisi dengan memberi penekanan pada ide, konsep, dan konsepsi yang mendasarinya.

Dengan cara ini, manifestasi material dari konsep artistik dilihat sebagai produk sampingan belaka.

“Istilah ‘seni modern’ umumnya digunakan untuk menggambarkan kreasi dari paruh kedua abad ke-19.”

Ciri Ciri Seni Modern

Termasuk dalam daftar ciri khas seni modern ini adalah:

  • Tidak memiliki kepentingan dalam mempertahankan patokan tertentu.
  • Potongan jadi memiliki beberapa bentuk geometris.
  • Ketiga, ia menghindari penggunaan komponen kanonik dalam karyanya.
  • Kurangnya fokus tunggal membuatnya berlaku untuk audiens yang lebih luas.
  • Lima, jadilah lebih kreatif.
  • Enam, utamakan kepraktisan karya seni.
  • Tujuh, gagasan visual lebih kuat.
  • Delapan, estetika karya telah disederhanakan.

Aspek Seni Kontemporer

Beberapa contoh seni kontemporer adalah:

  • pertama, versi baru atau bentuk inovasi lainnya.
  • Output kreatif menampilkan tingkat kebaruan dan inovasi yang tinggi.
  • Ketiga, penelitian ini termasuk eksperimen.
  • Memajukan prinsip-prinsip alternatif di tempat kerja

Manfaat Seni Kontemporer

Kehadiran seni rupa kontemporer, menurut Adjarian, bisa dimanfaatkan untuk berbagai alasan.

  • Pertama, fakta bahwa seni kontemporer ada berarti spektrum kebutuhan emosional dan fisik manusia dapat diperluas.
  • Membawa lebih banyak perhatian pada musik dan penciptanya.
  • Ketiga, banyak terobosan baru-baru ini dapat dikaitkan dengan sifat eksplorasi seniman kontemporer.
  • Untuk itu, seni modern mengutamakan kepraktisan, yang menjelaskan mengapa begitu banyak karya seni hadir untuk meningkatkan eksistensi manusia.
Contoh Seni Rupa Modern :
  • Patung.
  • Lukisan.
  • Relief.
  • Keramik.
  • Ukiran.
  • Topeng.
  • Gantungan Kunci.
  • Fotografi.

Itulah artikel tentang seni rupa modern. Semoga bermanfaat***

`