Pendaftaran Kartu Prakerja, Total Insentif Hingga Rp3.550.000

Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan/atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Program Kartu Prakerja bertujuan untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan. Kartu Prakerja adalah program bantuan biaya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja. Jadi, bukan untuk menggaji pengangguran, ya!

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 36 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kamu bisa mendaftar Kartu Prakerja jika kamu adalah pencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil. Untuk itu, kamu harus memenuhi persyaratan sebagai warga negara Indonesia berusia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Untuk merespon dampak dari pandemi COVID-19, Program Kartu Prakerja untuk sementara waktu akan diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang dirumahkan maupun pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak penghidupannya.Selain itu, dalam 1 (satu) Kartu Keluarga hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) NIK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja. Jadi, pastikan kalau hanya ada maksimal 2 (dua) anggota keluarga kamu yang menjadi Penerima Kartu Prakerja, ya!Difabel juga dianjurkan untuk mendaftar dan mengikuti Program Kartu Prakerja.

Hingga saat ini jumlah penerima Program Kartu Prakerja mencapai 13 juta orang, tersebar di 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Sebut saja dari ujung ke ujung: Kabupaten Merauke 16.867 orang, Kota Sabang 1.562 orang, Kabupaten Kepulauan Talaud 2.869 orang, dan Kabupaten Rote Ndao 7.733 orang.

BACA JUGA:  Kriteria Tenaga Kesehatan Non ASN yang diprioritaskan untuk Formasi PPPK Tahun 2022 adalah sebagai berikut

Untuk membantu masyarakat yang terdampak penghidupannya akibat pandemi, Program Kartu Prakerja berubah jadi semi-bantuan sosial (bansos). Alasannya, program mestinya menyesuaikan konteks sosialnya; karena tak semua orang di lapisan ekonomi 40 persen terbawah terdata dan menjadi penerima program bansos. Oleh karena itu, menurut Denni, mereka perlu ditolong, tanpa menghilangkan aspek pelatihan yang menjadi inti Program Kartu Prakerja.

“Karena bersifat semibansos, maka Jumlah insentif pascapenyelesaian pelatihan pun diperbesar. Nilainya Rp 600.000 per bulan selama empat bulan. Jumlah yang lumayan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, listrik, air, pulsa, transportasi, mencicil utang, hingga modal berjualan,” Deputi Ekonomi Kepala Staf Kepresidenan 2015-2020 ini menguraikan.

Agar bantuan pemerintah merata dan tidak tumpang tindih, selama pandemi Program Kartu Prakerja tidak boleh disalurkan kepada penerima bansos, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Daftar Aplikasi Yang Kerjasama Dengan Prakerja 

Skill Academy

KLIK INSTAL

Karier.mu by Sekolah.mu

KLIK INSTAL

STUDiLMU BusinessGrowth

KLIK INSTAL

Cakap

KLIK INSTAL

Ruangguru

KLIK INSTAL

Tanya Jawab Seputar Prakerja