nama-nama gunung di pulau sulawesi

Berikut ini Rumah Teknologi akan memberikan Jawaban Mengenai Pertanyaan di bawah ini, semoga dapat memberikan manfaat, dan digunakan sebagai referensi pengetahuan.

Artikel kali ini akan membahas “nama-nama gunung di pulau sulawesi”

Jawaban ini dapat dijadikan sebagai referensi dan membantu tugas kalian.

Tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk memudahkan anda dalam menemuka jawaban yang telah ada.

Setiap jawaban yang akan dibahas ini tidak bersifat mutlak benar dan teman-teman bisa secara mandiri mencari jawabannya agar bisa lebih eksplor dengan jawabannya.

Dilansir berdasar berbagai sumber, Berikut penjelasan dari “nama-nama gunung di pulau sulawesi”

Pengertian Gunung

Gunung adalah bagian dari permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dari daerah sekitarnya. Adapun pegunungan, itu adalah kumpulan atau bahkan pegunungan.

Beberapa ahli juga mendefinisikan gunung sebagai memiliki puncak di atas jumlah tertentu. Misalnya, Encyclopædia Britannica membutuhkan ketinggian 2000 kaki (610m) untuk disebut gunung.

Menurut KBBI, pengertian gunung adalah bukit yang sangat besar dan tinggi (biasanya tingginya melebihi 600m). Yang umumnya tergolong gunung adalah gundukan atau bukit dengan ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan laut.

Gunung ini terbentuk akibat pergerakan tektonik. Gerakan tektonik sendiri merupakan gerakan dari dalam bumi yang menyebabkan permukaan bumi naik atau turun.

Di peta, gunung ini digambarkan dalam segitiga hijau saat tidak aktif dan merah saat aktif.

Manfaat Gunung
Manfaat gunung akan dijelaskan di bawah ini, penjelasannya adalah sebagai berikut:

Sebagai tempat wisata
Pengertian gunung juga mengandung pengertian bahwa gunung dapat digunakan sebagai tempat rekreasi atau tempat wisata. Keindahan gunung ini bisa dijadikan objek wisata, contohnya seperti Ketep Pass di daerah Magelang, Jawa Tengah.

BACA JUGA:  kenapa kkn harus diberantas

Pupuk tanah
Abu vulkanik yang dikeluarkan gunung berapi akan membuat tanah menjadi subur setelah melalui proses yang memakan waktu bertahun-tahun. Hal inilah yang membuat tanah di sekitar gunung berapi sangat subur untuk ditanami segala jenis sayuran.

Material yang berguna
Jika gunung berapi mengalami letusan, material yang akan dikeluarkan dari gunung tersebut akan berguna untuk dijual. Bahan dari letusan gunung berapi akan menyuburkan tanah dalam waktu yang lama, pasir dapat digunakan sebagai bahan bangunan

Kontrol iklim dan penyimpanan air
Pegunungan juga berperan sebagai pengatur iklim dan penampung air. Pegunungan mengalirkan air ke daerah yang memiliki ketinggian lebih rendah.

Aset mineral
Magma yang keluar dari gunung juga dapat menyebabkan mineral naik ke permukaan bumi.

Gunung sebagai tempat pendakian
Gunung juga banyak dijadikan sebagai tempat pendakian oleh banyak orang, hal ini memiliki dua dampak yaitu dampak positif dan tentunya dampak negatif juga. Dampak negatifnya adalah mereka yang hanya melakukan pendakian melakukannya hanya sebagai hobi dan menjadikan gunung sebagai tong sampah baru. Dan dampak positifnya adalah masyarakat dihimbau untuk memiliki pola hidup sehat dengan berolahraga dengan cara mendaki ke puncak gunung.

Jenis-jenis Gunung (Pegunungan)

Gunung ataujuga pegunungan itu dibagi menjadi tiga macam diantaranya sebagai berikut:

  1. Gunung api
  2. Gunung lipatan
  3. Gunung patahan

Daftar gunung di Sulawesi
Sulawesi Selatan
Gunung Latimojong/Gunung Rantemario (3.478 m)
Gunung Rantekombola (3.070 m)
Gunung Balease (3.016 m)
Gunung Latimojong (2.871 m)
Gunung Bawakaraeng (2.845 m)
Gunung Karua (2.670 m)
Sulawesi Barat
Gunung Gandangdewata (3.017 m)
Gunung Pelatang (2.925 m)
Gunung Mambuliling (2.843 m)
Gunung Tonggo (2.710 m)
Gunung Tapeanlima (2.670 m)
Sulawesi Tengah
Gunung Torompupu (2.479 m)
Gunung Nokilalaki (2.355 m)
Gunung Gawalise (2.200 m)
Gunung Indoro (2.513 m)
Gunung Torenali (2.507 m)
Gunung Bitea (2.240 m)
Gunung Pompangeo (2.590 m)
Gunung Tambusisi (2.390 m)
Sulawesi Tenggara
Gunung Mekongga (2.620 m)
Gunung Osu Nondoto (2.421 m)
Gunung Porema (2.242 m)
Gunung Mopeaanooleo (2.223 m)
Sulawesi Utara
A. Kabupaten Bolaang Mongondow

BACA JUGA:  model pintu yang tidak memiliki patokan baku adalah model pintu

Gunung Batubulawan (1.970 m)
Gunung Gambuta (1.954 m)
Gunung Poniki (1.817 m)
Gunung Paupau (1.815 m)
Gunung Moayat (1.780 m)
Gunung Sinandaka (1.770 m)
Gunung Kabila (1.732 m)
Gunung Ambang (1.689 m)
Gunung Limibut (1.568 m)
Gunung Simbalang (1.521 m)
Gunung Bumbungon I (1.496 m)
Gunung Osiusing (1.461 m)
Gunung Bumbungon (1.420 m)
Gunung Bilohulangan (1.420 m)
Gunung Ulutelagomoat (1.370 m)
Gunung Kapoya (1.112 m)
Gunung Mongaladia (1.325 m)
B. Kabupaten Minahasa

Gunung Klabat (1.995 m)
Gunung Soputan (1.820 m)
Gunung Lokon (1.689 m)
Gunung Manimporok (1.661 m)
Gunung Rindengan (1.553 m)
Gunung Tacui (1.520 m)
Gunung Tampusu (1.500 m)
Gunung Tatawiran (1.474 m)
Gunung Lumedon (1.425 m)
Gunung Lolombulan (1.402 m)
Gunung Aiseput (1.400 m)
Gunung Dua Saudara (1.351 m)
Gunung Kautil (1.332 m)
Gunung Mahawu (1.311 m)
Gunung Kawatak (1.370 m)
Gunung Tangkoko (1.149 m)
C. Kabupaten Kepulauan Sangihe-Talaud

Gunung Awu (1.784 m)
Gunung Api (1.784 m)
Gunung Karangetang (1.320 m)
Gunung Dalace (1.165 m)
Gunung Kolongan (1.158 m)
Gunung Tamata (1.134 m)
Gunung Sahendarum (1.046)
Gunung Kakiralong (1.002 m)
Gunung berapi bawah laut Banua Wuhu***

`