Cerita kancil dan buaya adalah salah satu cerita rakyat yang sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Kita diajari untuk menjadi cerdik
Cerita kancil dan buaya adalah salah satu cerita rakyat yang sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Kita diajari untuk menjadi cerdik

Ringkasan Cerita Kancil dan Buaya!! Kisah Cerdik dan Licik

rumahteknologi.com  – Cerita kancil dan buaya adalah salah satu cerita rakyat yang sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Cerita ini mengajarkan kita untuk menjadi cerdik dan pandai dalam menghadapi masalah yang sulit. Mari kita lihat lebih dekat kisah cerita kancil dan buaya ini.

Pengenalan

Kancil, binatang kecil yang cerdas dan lincah, sedang mencari makanan di seberang sungai. Namun, sayangnya ia tidak bisa berenang. Di seberang sungai, Kancil melihat banyak buah mentimun yang lezat dan menggiurkan.

Namun, ia harus berhati-hati karena sungai itu juga menjadi tempat tinggal banyak buaya yang mengintai di dalam air. Meski demikian, Kancil tidak putus asa dan tetap berusaha untuk menyeberangi sungai demi mencapai kebun mentimun yang diimpikannya.

Rejeki Tak Diduga

Namun, karena Kancil tidak bisa berenang, ia merasa khawatir dan tidak bisa langsung menyeberangi sungai. Akhirnya, ia punya ide untuk meminta bantuan buaya yang sedang berenang di sungai.

Kancil dengan cerdik berpura-pura ingin memberikan dirinya sebagai makanan untuk buaya-buaya tersebut, tetapi dengan syarat ia meminta buaya untuk menghitung jumlah teman-temannya terlebih dahulu.

Kancil mengatakan bahwa dagingnya masih kurus dan tidak enak, sehingga ia ingin memakan banyak mentimun terlebih dahulu agar badannya menjadi gemuk dan lezat. Dengan begitu, ia bisa memberikan rasa yang lebih nikmat jika dimakan oleh buaya-buaya tersebut.

Penipuan Cerdik

Buaya-buaya yang ada di sungai itu tentu saja tertarik dengan rencana Kancil dan setuju untuk membantunya menyeberangi sungai. Mereka pun berbaris di sepanjang sungai agar Kancil bisa melompat dari satu buaya ke buaya lainnya sambil menghitung mereka.

BACA JUGA:  patung wayang golek dan gerabah merupakan jenis seni rupa terapan

Kancil sangat cerdik dan cepat dalam melompat dari satu buaya ke buaya lainnya, sehingga ia berhasil menyeberangi sungai dengan aman tanpa terkena cakar atau gigi buaya yang mengintai di dalam air.

Ketika ia tiba di seberang sungai, ia langsung berlari menuju kebun mentimun yang diimpikannya dan memakannya dengan lahap. Ia sangat senang karena berhasil mengelabui buaya-buaya yang jahat dan tidak berniat untuk kembali ke sungai dan menyerahkan dirinya kepada buaya-buaya tersebut.

Kancil merasa sangat cerdas dan bangga dengan keberhasilannya, serta merasa puas karena berhasil mendapatkan makanan yang lezat dan bergizi tanpa harus menghadapi bahaya yang mengancamnya.

Kebijaksanaan

Setelah Kancil berhasil menyeberangi sungai dan memakan mentimun dengan lahap, buaya-buaya yang menunggunya di seberang sungai mulai merasa cemas dan tidak sabar menunggu. Mereka menunggu lama di bawah terik matahari, tetapi Kancil tidak kunjung datang.

Mereka mulai merasa curiga dan menyadari bahwa mereka telah ditipu oleh Kancil yang cerdik. Mereka merasa sangat marah dan kecewa karena telah dijebak oleh binatang kecil yang cerdik tersebut.

Mereka merasa tersinggung dan tidak terima karena diperalat dan dibohongi, sehingga mereka pun bersumpah untuk tidak lagi mempercayai Kancil atau binatang kecil lainnya yang mereka jumpai di masa depan.

Sementara itu, Kancil merasa sangat bahagia karena berhasil mengelabui dan menipu buaya-buaya jahat tersebut. Ia merasa sangat bangga dengan kecerdikannya dan berjanji untuk selalu menghadapi setiap masalah dengan cara yang cerdas dan bijaksana.

Moral Cerita

Pesan moral yang dapat diambil dari kisah kancil dan buaya ini sangatlah penting untuk dipahami dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus berhati-hati dalam bergaul dengan orang-orang sekitar kita, terutama orang-orang yang licik dan pandai berbohong.

BACA JUGA:  kesan dan pesan perpisahan kkn

Mereka bisa saja memanfaatkan kelemahan kita atau memperdaya kita untuk tujuan mereka sendiri. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan berhati-hati dalam memilih teman dan mengambil keputusan.

Selain itu, kita juga perlu menggunakan akal sehat dan logika untuk menghadapi setiap masalah yang sulit. Seperti yang dilakukan oleh Kancil dalam kisah ini, ia menggunakan rencana cerdik untuk menyelesaikan masalahnya.

Kita juga harus berusaha untuk memiliki pikiran yang cerdas dan pandai dalam mengambil keputusan agar tidak mudah tertipu oleh orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali dihadapkan pada situasi yang memerlukan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam mengambil tindakan. Oleh karena itu, kita perlu belajar untuk mengasah kemampuan kita dalam berpikir secara cerdas dan kreatif.

Kesimpulan

Dalam mempelajari cerita kancil dan buaya, kita dapat mengambil banyak pelajaran yang berharga. Kita dapat belajar untuk menjadi cerdik dan pandai dalam menghadapi masalah, tetapi juga harus selalu berusaha menjadi orang yang jujur dan terbuka dalam berkomunikasi.

Bahkan cerita kancil dan buaya ini sangat cocok untuk dijadikan ringkasan cerita pendek yang dapat digunakan dalam kampanye cerita pendek literasi. Cerita ini memiliki pesan moral yang kuat dan mudah dipahami oleh anak-anak maupun dewasa.

Dalam cerita ini, kita dapat belajar tentang pentingnya menjadi cerdik dan bijaksana dalam menghadapi setiap masalah yang sulit, serta berhati-hati dalam bergaul dengan orang-orang sekitar kita.

`